Berani Totalitas

Kadangkala aku merasa hidup ini segini-segini aja. Malah hampir selalu mikirnya MADESU (MASA DEPAN SURAM). Yah… biasa kalau kita sudah berada di titik terjenuh. Hidup seperti ngga ada artinya.

Ya itu dulu, semenjak aku datang ke klinik ….. hidupku jadi berubah.

Stop!!! Sebentar-sebentar kok malah jadi kaya iklan yang dulu penah viral sih? Back to the topic deh.

Saat pagi tadi ayah dan anak sedang berbincang seperti biasa di teras rumah sambil memandangi awan yang mendung. (agak di dramatisir dikit) Tetiba ayah berkata hal yang menurutku sudah sering kudengar di berbagai acara seminar yang aku hadiri.

“Dik, kamu harus lebih totalitas lagi!” itulah kalimat pertama di pagi hari yang membuat kembali aku berpikir sendiri apakah kontribusi diriku terhadap diri sendiri sebegitu kurangnya? Seharian pertanyaan itu membayangiku sampai aku mendapat jawaban bahwa memang benar aku belum cukup total terhadap diriku sendiri. Bersyukurnya, ini masih bulan Januari. jadi belum telat-telat amat untuk membenahi diriku. Masih ada 11 bulan lagi yang harus bisa aku lalui dengan penuh ketotalitasanku.

Sedikit menjelaskan tentang totalitas. Bisa jadi, apa yang akan aku katakan ini menjadi benang merah dari 2 tulisanku yang terakhir. Faktanya juga, semenjak aku lulus SMK. Aku merasa memang belum total menjalani hidupku. Rasanya aku hidup tanpa makna. Hanya saja, setelah aku pikir-pikir kembali. Tidak semua yang aku katakan itu sepenuhnya benar. Ada kok di suatu ketika aku mulai menemukan makna hidupku. Di saat itu pula aku bersemangat sekali. Namun entah kenapa masa itu tidak berjalan lama.

Dengan apa yang dikatakan oleh Ayah tadi pagi membuat diri ini kembali tersadar setelah tidur panjang. Aku harus mulai mencari hasratku kembali. Hal yang membuatku bahagia. Sehingga pada akhirnya aku bisa totalitas dalam hidupku. Seperti gambar terakhir di tulisan ”Nulis Aja Dulu

disana dikatakan sukses sejati itu akan terjadi apabila kamu sudah menemukan makna di setiap hal yang kamu lakukan.

Bisa jadi ini adalah evaluasiku di bulan Januari ini. aku harus lebih berani lagi untuk totalitas. Totalitas disini berarti.

  • Fokus 1 tugas dalam satu waktu
  • Menyelesaikan apa yang telah dimulai
  • Berani memberikan lebih daripada yang diharapkan dan
  • Mulai mencintai diri sendiri dengan berdisiplin

Hidup itu hanya sekali bung! ngapain kita sia-siakan? itu menjadi kalimat penyemangatku sekarang. Terakhir, setiap pagi aku mulai membiasakan diri untuk menanyakan diriku sendiri 3 pertanyaan sederhana sebelum memulai aktifitas.

  1. Hal apa saja yang aku syukuri dalam hidupku ini?
  2. Apa yang bisa aku lakukan hari ini untuk membuat hidupku bermakna?
  3. Seberapa total aku ingin jalani hari ini?

Mudah-mudahan 3 pertanyaan di atas membuatku bisa merubah diri. Tentunya juga aku ingin mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tuaku tercinta. Mereka adalah hal terindah yang aku miliki saat ini. Karena merekalah aku bisa seperti ini.

2 thoughts on “Berani Totalitas”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *